Senin, 15 Oktober 2012

Yang Kita Rindu di Musim Kering


[dua] Risalah Hujan

Banyak hujan jatuh yang tidak pernah sampai ke tanah
mereka tertahan di dedaunan, di dahan-dahan,
di gedung-gedung tinggi penelan cahaya mentari

kemudian satu per satu dari hujan
menjadi uap di udara
hendak menjadi hujan kembali

hujan yang lain berhasil menginjak bumi
beberapa tak mampu menembus tanah
tertahan di permukaan

kemudian satu per satu dari hujan
menjadi luap di darat
hendak mengungkap amarah

hujan paling bahagia adalah yang terkubur di tanah
mereka melepas rindu pada kenangan

kemudian satu per satu dari hujan
menjadi hidup di diri alam


2 komentar: