Jumat, 10 Agustus 2012

Warisan Ayah


[kepada seorang kawan]

Surga memang bukan di telapak kakimu, Ayah
tapi ketabahan, ketegaran, dan tanggung jawab
adalah milikmu yang menjelma taman-taman,
dialiri sungai-sungai susu di bawahnya
berjenis-jenis buah di dalamnya

Kepergianmu kali ini
mewariskan anak-anak api dari neraka
aku yang yatim, ibu yang menjanda lahir batin

Kami sudah terlahap sepi, Ayah
surga di telapak kaki ibu berubah hampa tanpamu
adakah engkau sekarang berumah di Surga?

Aku dan ibu ingin bergegas ke sana
Bersurga bersama-sama

15 juli 2012

1 komentar: